Ketahanan Pangan Peduli Covid

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sembako Peduli Covid

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 02 Mei 2020

BMH Bagikan paket Sembako Untuk Kader Posyandu Disabilitas


BMH Jatim Gerai Malang Bagikan Paket Sembako untuk Kader Posyandu Disabilitas


Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah atau BMH Jatim Gerai Malang memberikan Kepeduliannya kepada para kader posyandu disabilitas dengan membagikan ioaket sembako di Bedali Lawang Kabupaten Malang, Kamis (30/4/2020).

Manajer operasional BMH Jatim gerai Malang Sony Abdul Karim mengatakan bahwa pandemi virus corona telah mempengaruhi  sektor perekonomian kurang bisa berkembang dengan baik, termasuk diantaranya adalah para kader posyandu difabel yang terkena dampaknya. 

Menyikapi hal tersebut, BMH Jatim gerai Malang memberikan kepeduliannya dalam bentuk Paket Sembako yang di kemas dalam program 30 hari ekspedisi Ramadhan total berbagi kebaikan. 


"Kemarin kami juga memberikan bantuan kepada tenaga medis di Kabupaten Malang, untuk hari ini kami menerjunkan tim satgas Covid 19 BMH untuk  membantu masyarakat terdampak Coronavirus, termasuk diantaranya adalah para kader posyandu disabilitas di Lawang," kata Karim. 

Menurut pria kelahiran Surabaya tersebut, selain memberikan bantuan paket sembako kepada para kader posyandu disabilitas, BMH juga memberikan paket sembako untuk para kader posyandu jiwa di desa Wonorejo Singosari Malang. 

Secara simbolis bantuan paket sembako yang diberikan oleh BMH untuk kader posyandu disabilitas diterima oleh Kepala Desa Bedali Lawang Dewi Buyati, sementara paket sembako untuk kader posyandu jiwa di antar oleh tim satgas Covid 19 BMH door to door di Desa Wonorejo Singosari. 

"Ada 100 paket sembako yang kami bagikan di Lawang dan Singosari termasuk paket sembako yang kami berikan kepada eks. ODGJ dan orang tua anak-anak yatim duafa di Singosari," jelasnya. 
Paket sembako yang di bagikan untuk masyarakat terdampak COVID 19 dari BMH diantaranya berisi beras, minyak goreng, mie instan, kecap dan gula pasir. 

Sementara itu Kepala Desa Bedali Lawang Dewi Buyati merasa bersyukur ada lembaga sosial kemanusiaan yang memberikan Kepeduliannya kepada warganya. 

"Saya mengucapkan terimakasih atas perhatian BMH kepada warga kami yang diberi bantuan sembako," ucapnya. 

Ekspedisi 30 hari Ramadhan Total Kebaikan BMH Jatimgerai Malang terus bergerak setiap harinya dengan memberikan kepedulian kepada masyarakat terdampak virus Corona. Dengan program tersebut di harapkan masyarakat yang dermawan bisa tetap di rumah namun untuk memberikan Kepeduliannya kepada sesama bisa menitipkan rezekinya kepada BMH untuk di salurkan kepada yang berhak menerimanya. (*)


BMH Menyalurkan paket Sembako

BMH Jatim Gerai Malang Menyalurkan Paket Sembako Untuk Masyarakat Pedalaman, OGDJ,Dan Kader


BMH Jatim Gerai Malang
===========================

Kali Ini BMH Malang mengadakan penyaluran Paket Sembako untuk Masyarakat Pedalaman OGJ, dan Kader BMH, lokasi Penyaluran kali ini berada di Desa Wonorejo Kec. Singosari Kab. Malang.

Yang dimana BMH menyalurkan Paket sebanyak .... paket sembako untuk masyarakat pedalaman.

"Kepala Humas BMH Malang Ruwiyanto mengatakan kami sangat berterimah kasih kepada donatur yang mempercayakan donasinya ke kami dan kami juga berupaya menyalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, dan data yang kami terimah juga akurat langsung dari kepala desa setempat dan data dari warga, dan semoga penyaluran kami ini bisa membantu masyarakat yang menerimanya."Ucap Ruwiyanto selaku Humas BMH Malang.

Proses penyaluran dilakukan dengan cara Door To Door( Dari rumah ke rumah) warga yang telah kami dapat datanya.


"Kepada para Donatur yang ingin kami salurkan donasinya tapi takut akan wabah yang sedang melandah ini, tenang kami siap datang ke rumah anda dan menyalurkan donasi anda , anda bisa tetap di rumah sambil menyalurkan donasi." Sambung Badan Humas BMH Malang.

Ekspedisi 30 hari Ramadhan Total Kebaikan BMH Jatimgerai Malang terus bergerak setiap harinya dengan memberikan kepedulian kepada masyarakat terdampak virus Corona. Dengan program tersebut di harapkan masyarakat yang dermawan bisa tetap di rumah namun untuk memberikan Kepeduliannya kepada sesama bisa menitipkan rezekinya kepada BMH untuk di salurkan kepada yang berhak menerimanya. (*)




Jumat, 01 Mei 2020

BMH Terbarkan Kebaikan


Senyum Pedagang Kaki Lima Jadi Mitra Buka Puasa Berkah



Laznas BMH melalui Program Buka Puasa Berkah tidak saja menjadikan masyarakat terdampak sebagai pihak yang dibantu, sisi yang sama juga melibatkan para pedagang kecil agar dagangan mereka laku, sehingga dapat bertahan di dalam kondisi pandemi.

“Ibu Anah adalah salah satu mitra BMH dalam pengadaan Buka Puasa Berkah yang dibagikan di sekitaran Jagarkasa Selatan Jaksel,” terang Direktur Program dan Pemberdayaan BMH, Zainal Abidin (30/4).

Ibu Anah adalah seorang ibu dari tiga anak. Wanita bernama lengkap Nurhasanah ini sehari-hari jualan takjil di trotoar. Sang suami, Bapak Kardi, sehari-hari mencari nafkah dengan menjadi ojek online.

Menurutnya, Program Buka Puasa Berkah BMH telah menjadi kebahagiaan bagi diri dan keluarganya.

“Terimakasih BMH, melalui Buka Puasa Berkah, kami sangat terbantu dan sangat bahagia. Selama ini keadaan sangat sulit, penghasilan tidak pernah menentu. Sejak Ramadhan saya memilih membantu istri berjualan takjil di trotoar,” tutur Kardi yang sehari-hari jualan di Poltangan, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Senada dengan sang suami, Ibu Anah juga sangat merasa bahagia. Bahkan sembari mengemasi paket yang dipesan BMH berupa 75 paket Buka Puasa Berkah, Ibu Anah tak mampu menahan derai air matanya.

“Masya Allah, Alhamdulillah,” demikian ucapnya sebagai ekspresi atas rasa syukur dan bahagia yang bergemuruh di dalam dadanya.

“Selama sepekan jualan ini, belum pernah habis jualan saya. Meski saya coba beragam ide, tetap saja selalu ada sisa. Bahkan yang bisa dibawa pulang hanya sedikit. Saya dan suami pun tak membawa pulang, saya sedekahkan sisa dagangan takjilnya untuk orang-orang yang saya temui di jalan,” ungkapnya.

“Jadi, Buka Puasa Berkah BMH ini benar-benar berkah bagi saya dan keluarga,” sambung Bu Ana dengan tangis penuh syukur.

“Terimakasih kepada BMH, donatur dan semua tim BMH, semoga sehat selalu, sungguh hari ini saya benar-benar ditolong oleh Allah melalui kalian semua, terimakasih, terimakasih,” tutupnya.*/Herim

#BMHJatimGeraiMalang

BMH Bagikan Buka Puasa Berkah


Bersama Karang Taruna Bagi Buka Puasa Berkah di Jagakarsa



Satu sisi yang patut disyukuri di bulan Ramadhan dalam himpitan wabah Covid-19, kepedulian masyarakat sangat tinggi untuk meringankan beban sesama. 

Hal ini dapat dilihat dari aksi-aksi BMH sebagai Laznas yang menghimpun, mengolah dan menyalurkan dana zakat, infaq dan sedekah kaum Muslimin.

“Alhamdulilah, hari ini (30/4) BMH kembali gerilya ke jalan-jalan guna melaksanakan program Buka Puasa Berkah dengan membakikan takjil dan paket puasa. 

Kali ini berlokasi di kisaran Jalan Ranco indah, Jagakarsa Selatan. Kesempatan ini berhasil menyalurkan 75 paket buka puasa untuk masyarakat terdampak Covid-19. Dalam aksi ini turut serta organisasi pemuda Karang Taruna sub unit RT. 011 RW 005 Tanjung Barat, Jagakarsa Selatan,” terang Koordinator Aksi, Fajar Fahmi.

Seperti sebelumnya, dalam Buka Puasa Berkah ini BMH melibatkan banyak pihak, termasuk para pedagang yang juga terdampak, sehingga program ini bisa menyentuh seluas mungkin masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

“Alhamdulillah, program ini bisa menjangkau banyak pihak, tidak saja mereka yang menerima manfaat, para pedagang pun diberdayakan melalui Program Berkah Puasa ini,” imbuh Fajar Fahmi.
Para penerima manfaat dari kalangan masyarakat bawah, seperti pemulung, penyapu jalanan, hingga para pejuang keluarga pun bersyukur karena hari ini dapat makanan/buka puasa gratis tanpa harus merogoh sakunya lebih dalam. 

“Alhamdulillah, terimakasih kepada BMH, paket buka puasa ini sangat bermanfaat, sekali lagi terimakasih, sehat semuanya teman-teman BMH,” ungkap Sukirna, salah seorang penerima manfaat.(*)


#BMHJatimGeraiMalang

7 Keutamaan Hari Jum'at


Inilah 7 Keutamaan Hari Jumat



Baitu Maal Hidayatullah selalu berusaha memberikan kabar kabar program penyaluran kemanfaatan SEMUA KARENA ZAKAT ANDA seperti apa penyaluranya bisa di lihat disini dan saat ini kami akan menyampaikan 7 keutamaan Hari Jumat sebagaimana Rasulullah pernah sampaikan dari hadits hadits yang kami rangkum dari berbagai sumber semoga bermanfaat.


Keutamaan Hari Jumat Kedua, Hari Dikabulkannya Doa. Di antara rahasia keutamaan hari Jumat lain adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa. “Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [HR.Bukhari dan Muslim].

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih] Keutamaan Hari Jumat Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat. Rasulullah bersabda, “Hendaklah kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan shalat Jumat. Atau (jika tidak) Allah pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka pasti menjadi orang-orang yang lalai.” [Muslim]. Dalam riwayat lain Rasulullah menyebutkan, “Shalat Jumat adalah hak yang diwajibkan kepada setiap Muslim kecuali empat orang; budak atau wanita, atau anak kecil, atau orang sakit.” [Abu Daud]

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [QS: Al-Jumu’ah:9]
“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar khutbah dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalatnya..”

Keutamaan Hari Jumat Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non-Muslim. Hari Jumat adalah hari istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.

Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda: “Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.” [HR. Muslim]

Keutamaan Hari Jumat Kelima, Hari Allah menampakkan diri. Dalam sebuah riwayat disebutkan,Hari Jumat Allah menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang beriman di Surga. Dari Anas bin Malik dalam mengomentari ayat: “Dan Kami memiliki pertambahannya” (QS.50:35) mengatakan: “Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumat.”
Keutamaan Hari Jumat ke enam “Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari Jumat tersebut terdapat lima keistimewaan: Hari itu, bapak semua umat manusia, Nabi Adam ‘Alaihissalam diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat. Hari kiamat tak akan terjadi kecuali hari Jum’at. Keutamaan Hari Jumat ke Tujuh Rasulullah pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)Karena itu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya.(*)


#BMHJatimGeraiMalang

Kamis, 30 April 2020

Kisah Hikmah




==================================
DIKISAHKAN bahwa saat menjelang waktu berbuka puasa, Imam Malik Bin Anas menangis tersedu-sedu. Para muridnya keheranan dengan apa yang dilakukan oleh gurunya itu.

Kemudian mereka bertanya, “Wahai Guru, kenapa anda menangis tersedu-sedu?”

“Aku malu kepada Rasulullah ﷺ Beliau adalah manusia terbaik yang menu berbuka puasanya hanya sedikit namun amalnya begitu banyak. Sedangkan aku adalah manusia yang hidangan berbuka puasanya sangat banyak namun amalku hanya sedikit.”

Tentu kisah nyata tersebut bukan menggambarkan sosok Imam Malik sebagai orang yang doyan makan atau yang semisalnya.

Justru kisah itu menggambarkan betapa tawadhu’ dan kuatnya ikatan emosional beliau dengan sang manusia terbaik, Rasulullah ﷺ.

Imam Malik selama hidupnya dikisahkan tidak pernah mau buang hajat di wilayah kota Madinah karena demi menghormati jasad Nabi Muhammad ﷺ dikebumikan di Bumi Madinah. Beliau rela keluar Kota Madinah jika tuntutan buang hajat itu datang.

Bahkan beliau dikisahkan juga tidak pernah mau menaiki kuda atau kendaraan lainnya juga tidak pernah memakai sandal jika sudah berada di Madinah.

Lagi-lagi hal itu beliau lakukan karena rasa hormat, cinta dan takdhim kepada Rasulullah ﷺ.
Hari ini kita banyak saksikan contoh yang begitu berlawanan dengan apa yang dilakukan oleh Imam Malik.

Jangankan mencontoh ketakdiman Imam Malik yang agak berat tersebut, untuk meniru cara berbuka puasa sajanya nampaknya kita masih kesulitan.

Imam Malik menangis karena malu kepada Nabi Muhammad ﷺ. Orang tak akan punya rasa malu manakala mereka tidak memiliki “cermin” untuk berkaca diri.

Sebaik-baik cermin adalah perihidup para kaum salaf solihin. Dan yang terbaik tentu saja bercermin kepada perihidup Rasulullah ﷺ sang cermin para kaum salafu sholeh.

Namun hari ini kita seolah kehilangan cermin. Atau bahkan mungkin salah memasang cermin.
Yang kita jadikan cermin bukan Rasulullah ﷺ dan para salaf sholeh namun para publik figur bentukan media. Kebanyakan orang tidak memahami adab dan ilmu melainkan hanya bermodal popularitas dan pengaruh di dunia media sosial.

Hingga apapun gaya hidup mereka kini kita tiru. Mulai cara ngabuburit hingga cara berbukanya kita jadikan kiblat. Di saat wabah pandemi yang makin memiskinkan rakyat tentu kita dituntut memiliki empati kepada sesama.

Apatah lagi di bulan Ramadhan yang memiliki misi edukasi berupa empati dan simpati sosial. Dan salah satu bentuk empati sederhana adalah berbuka puasa secara beradab.
Jika kita kesulitan untuk meniru kesederhanaan Rasulullah ﷺ dalam ihwal menu berbuka puasa yang hanya berupa air putih dan kurma saja, setidaknya ada adab yang masih bisa kita lakukan.

Berbagai menu berbuka yang variarif yang tersaji di meja makan baiknya dinikmati secara pribadi bersama keluarga saja.

Jangan lantas memfotonya dan membaginya di ruang publik media sosial demi berempati kepada mereka yang mungkin tak bisa menikmati hidangan berbuka puasa karena berbagai alasan yang menyertainya.

Ada satu wasiat penting dari Rasulullah ﷺ yang patut kita renungi di zaman ini. Rasulullah ﷺ pernah berwasiat kepada sahabatnya, “Wahai Abu Dzar ! Jika kamu masak sayur, maka perbanyaklah kuahnya dan perhatikanlah tetanggamu.” (HR. Muslim)

Dan hadis yang serupa yang menyatakan, “Janganlah kamu menyakiti tetanggamu dengan bau masakan kuah yang direbus di dalam periukmu, kecuali kamu memberi kuah kepada tetanggamu sekedarnya.”
Di era media sosial ini tentu yang bisa “mengendus” bau hidangan kita bukan hanya tetangga dalam lingkup sekampung namun seluruh dunia karena kita sudah hidup di zaman digital tanpa sekat fisik geografis.

Dan bagi kalangan yang kesulitan berbuka puasa, tentu unggahan foto atau video menu berbuka puasa lebih “menyakitkan” hati daripada sekedar bau masakan. Sebab unggahan itu lebih nyata dan lebih menggugah selera daripada sekedar bau masakan.

Maka menjadi manusia yang adil dan beradab tidak melulu lewat tindakan yang besar. Bahkan lewat cara sederhana semisal berbuka puasa pun kita bisa menerapkannya. Karena termasuk dikatakan adil manakala kita mampu menempatkan hak dari sesuatu sesuai kapasitas dan tempat yang layak bagi sesuatu itu.

Di saat pandemi wabah yang makin menyulitkan beban hidup rakyat itu kita harus bisa adil dalam menempatkan sikap dan laku kita.

Jaga empati dan simpati kepada sesama semisal dengan tidak melakukan swafoto hidangan berbuka kita adalah salah satu bentuk kita bisa berbuat adil karena mampu membaca keadaan zaman.
Mari jadikan Ramadhan ini sebagai madrasah perubah diri agar bisa menjadi insan yang beradab. Wallahu A’lam Bis Showab.*

===============================

Bupati Malang Sebut Bantuan BMH Bisa Mempercepat Penanganan Corona


Bupati Malang Sebut Bantuan dari BMH Bisa Mempercepat Penanganan Korona



Bupati Malang HM Sanusi mengapresiasi bantuan ratusan APD (alat pelindung diri), hingga ratusan dus minuman bernutrisi dari BMH (Baitul Maal Hidayatullah) Malang. 

Bantuan seperti inilah yang dibutuhkan oleh para tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Malang.

Sanusi mengatakan, setiap harinya, nakes bersinggungan dengan pasien positif korona, maupun mereka yang suspect korona.

“Di mana mereka berpotensi untuk tertular. Maka dari itu bantuan ini saya rasa cukup bermanfaat bagi tenaga medis agar tetap aman saat menjadi garda terdepan penanganan Covid-19,” kata Sanusi.
Dia pun berharap, bantuan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para nakes. “Supaya tetap sehat dan bugar saat bertugas,” tukasnya.

Untuk diketahui, Rabu (29/4) BMH Malang telah menyerahkan sejumlah bantuan berupa APD dan makanan dan minuman bernutrisi.

Bantuan tersebut diserahkan langsung ke bupati Malang, HM Sanusi di Pendapa Kabupaten Malang, Kecamatan Kepanjen.